Hari Air Sedunia XXV: Seminar Nasional di Uniflor

Rabu, 22 Maret 2017 berlangsung seminar nasional  dengan tema “Pengembangan dan Pemeliharaan Sungai Mendukung Kehidupan Masyarakat Berkelanjutan” di aula kampus Universitas Flores (Uniflor) yang diiukuti oleh ratusan peserta. Kegiatan sehari oleh Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II) bekerja sama dengan Uniflor menghadirkan nara sumber dari lingkup Kementrian PUPR, Akademisi dan SKPD terkait pada Pemerintahan Kabupaten Ende.

Diantara nara sumber yaitu Alexander Leda,ST, MT dan Willem Sidharno,ST,MT dari kementrian PUPR. Dalam paparannya Alex Leda mengungkapkan berbagai bentuk penggunaan sumber daya air dan prasarananya yaitu, pertama sebagai media, contohnya: penggunaan air untuk pembangkit tenaga listrik, transportasi, olah raga, pariwisata, perikanan dan budidaya pada sumber air. Kedua sebagai materi, contohnya: air minum rumah tangga, usaha penyediaan air minum. Ketiga sebagai media dan materi, contohnya: penambangan pasir, dan dari semua itu harus ada ijinnya. Adapun prinsipnya dalam pengelolaan SDA adalah; penghematan penggunaan, ketepatan penggunaan, berkeadilan dan penggunaan yang saling menunjang antara penggunaan air permukaan dan air tanah. Ditegaskan berbagai bentuk pelanggaran dalam pengelolaan SDA masih terjadi seperti PLN yang tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang belum mendapatkan rekomendasi teknis, juga belum ada ijinnya, secara operasional itu illegal. Dikatakan sungai Wolowona masuk dalam wilayah pengelolaan pemerintah pusat, maka PDAM Ende harus meminta ijin ke Kementrian PUPR melalui BWS NT II dan keadaan ini bukan hanya di Ende tetapi hampir di seluruh wilayah NTT.

Willem Sidharno dalam materinya “Pola Pengelolaan Sumber Daya Air berbasis pada wilayah sungai” mengatakan ketersediaan air tercatat sangat besar dibandingkan dengan penggunaan atau kebutuhannya, disisi lain kita senantiasa kekurangan air untuk berbagai kebutuhan, untuk itu diperlukan pengelolaan yang baik terhadap sumber air, demikian juga dapat menjamin kualitas air tersebut. Pengelolaan SDA yang dimaksud yaitu bukan saja pada saat musim hujan air tersedia, tetapi pada waktu musim kemaraupun kita tidak kekurangan air atau air tersebut tetap ada dengan kualitas yang baik. Diakhir kegiatan seminar, kepada para pemateri masing-masing diberikan bingkisan berupa plakat dari Uniflor yang diserahkan oleh Ketua panitia seminas, Philipus N. Supardi, ST. M.Agb. (Bai)

 

Ket. Foto :