Penyerahan 18 Paket Pekerjaan P3 TGAI di Kabupaten Negekeo

Senyum sumringah terlihat dari para petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada pada acara Serah Terima Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI) di Aula Kelurahan Rega, 15 Des 2017. Pada kesempatan itu sebanyak 18 paket P3TGAI diserahterimakan yang terdiri dari 8 paket di Kabupaten Nagekeo dan 10 Paket di Kabupaten Ngada. Dengan penyerahan pekerjaan ini maka saluran irigasi yang selama 3 bulan dikerjakan dinyatakan selesai dan selanjutnya diserahkan kepada desa/kelurahan setempat untuk selanjutnya dipergunakan dan dikelola oleh kelopok P3A. Hadir pada kesempatan itu  PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, Kaur TU Satker OP SDA NT II, Ir. Yohanes Agus Maryanto, Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos, Kapolsek Boawae, Ipda. Egidius Taa, para Kepala Desa/ Kelurahan terkait, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, para KMB dan asisten, para TPM, staf BWS NT II Ibu Eus, Ibu Yuli, Jery Boling dan Bai Hendrik. Kehadiran rombongan dari BWS NT II disambut dengan pengalungan selendang oleh tuan rumah. Pada acara penyerahan pekerjaan tersebut dilakukan dialog antara para petani dengan nara sumber yaitu Yohanes Meluk,SST,MT, Ir. Yohanes Agus Maryanto, Mariana Dua, S.Sos dan Ipda. Egidius Taa. Para petani maupun kepala desa diberikan kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan saran serta kritikan. Pertanyaan yang masuk selanjutnya dijawab oleh nara sumber.

Penandatanganan Berita Acara (BA) Penyerahan Pekerjaan berangsung di aula Kantor Kelurahan Rega. BA masing-masing ditandatangani oleh PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, masing-masing Ketua P3A, Kepala Desa setempat dan  Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Setelah penandatanganan BA Ketua P3A menyerahkan laporan hasil pekerjaan kepada PPK OP SDA III selanjutnya diserahkan kepada Satker OP SDA NT II yang diwakili oleh Ir. Yohanes Agus Maryanto, dari Satker OP SDA NT II laporan diserahkan kepada Kepala desa yang nantinya menjadi asset desa tersebut.

Dalam sambutannya PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT mengatakan bahwa Dana P3TGAI ini berasal dari pemerintah pusat yaitu Dirjen Sumber Daya Air (SDA) yang disalurkan melalui Satker OP SDA NT II. Dalam pelaksanaannya dana tersebut langsung ditransfer ke rekening kelompok P3A. Tujuannya untuk pemberdayaan serta meningkatkan kesejahteraan para petani dan keluarganya. Diharapkan dengan terbangunnya saluran irigasi permanen ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya. Bukan saja dipakai tetapi jika ada kerusakan para petani dapat memperbaikinya sehingga dapat manambah umur dari saluran irigasi tersebut. Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos menyambut baik kehadiran program P3TGAi karena menyentuh langsung ke para petani. Diharapkan program ini tidak berhenti disini saja dan pada tahun yang akan datang daerahnya diharapkan mendapat kucuran dana P3TGAI. Kapolsek Boawae, Ipda. Egidius Taa mengatakan program P3TGAI sangat bermanfaat bagi para petani. Diharapkan para petani dapat menjaga saluran irigasi yang sudah terbagun agar sampai anak cucu kita. Diharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga dan jika ada yang sengaja merusak maka Egidius akan menindak tegas sesuai dengan hokum yang berlaku.

Ketua Kelompok Tani Pisa IV, Darius Mede menyampaikan kesan yang mendalam terkait kegiatan P#TGAI. Darius mengatakan sebelumnya tidak suka dengan kegitan P3TGAI ini bahkan dirinya merasa takut karena belum punya pengalaman sebelumnya untuk mengelola anggaran yang besar. Tetapi dengan memberanikan diri dan dukungan petani lainnya akhirnya diterima dana untuk pembangunan saluran irigasi permanen karena melihat manfaat yang begitu besar, Darius menuturkan bahwa sebelumnya dia dan petani lainnya harus menggali saluran setiap tahunnya untuk mengairi lahan pertanian mereka. Jika debit air kecil, maka airnya tidak sampai ke lahan pertanian, karena sebagian meresap ke dalam tanah. Dengan adanya saluran permanen ini maka kelompok tani Pisa IV dapat bercocok tanam 2 atau 3 kali setahun. Untuk itu diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat yang sudah membuka mata dengan menyalukan dana ini dan juga kepada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II yang telah membimbing hingga selesainya pembangunan saluran irigasi ini. <Bai>

 

Foto :

Pengalungan selendang kepada rombongan dari BWS NT II serta Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos dan Kapolsek Boawae, Ipda. Egidius Taa.

2.    Sambutan Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos sekaligus membuka kegiatan Serah Terima Pekerjaan P3TGAI.

3.    Nara sumber dari kiri: Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos, PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, Ir. Yohanes Agus Maryanto, dan Kapolsek Boawae, Ipda. Egidius Taa.

4.    Penandatanganan Berita Acara (BA) Penyerahan Pekerjaan oleh PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, masing-masing Ketua Kelompok Tani dan Kepala Desa setempat didampingi TPM.

5.    Penandatanganan Berita Acara (BA) Penyerahan Pekerjaan oleh PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, masing-masing Ketua Kelompok Tani dan Kepala Desa setempat didampingi TPM.

6.    Penyerahan BA Penyerahan Pekerjaan dari Ketua Kelompok Tani kepada PPK SDA OP III, Yohanes Meluk,SST,MT lalu diserahkan kepada Satker OP SDA NT II diwakili oleh Ir. Yohanes Agus Maryanto selanjutnya diserahkan ke Kepala Desa/Lurah setempat.

7.    Foto bersama PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, Kaur TU Satker OP SDA NT II, Ir. Yohanes Agus Maryanto, Camat Boawae, Mariana Dua, S.Sos, Kapolsek Boawae, Ipda. Egidius Taa dengan Kades/Lurah setempat P3A serta TPM dan KMB.