Penyerahan 8 Paket Pekerjaan P3 TGAI di Kabupaten Manggarai

Bertempat di Kantor Desa Rai Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai dilakukan serah terima 8 paket pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI) pada tanggal 30 Nopember 2017. Ke 8 paker pekerjaan tersebut terdiri dari 1 paket di  kelurahan Kelurahan Wali.dan 7 paket di Desa Desa Beamese, Desa Goloncuang, Desa Bangkalela, Desa Ponglengor, Desa Rai. Dimana 2 desa berada di Kabupaten Manggarai Timur yaitu; Desa Golorengket dan Desa Lento.
Hadir pada kesempatan itu Kepala Seksi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT, PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, Kasi Pelaksanaan Dinas PU Kab. Manggarai, Ibu Yati, Kaur TU Satker OP SDA NT II, Ir. Yohanes Agus Maryanto, tokoh masyarakat, tokoh adat, Bapak Lurah, para Kepala desa, staf BWS NT II Ibu Yuli, Jery Boling dan Bai Hendrik. Kehadiran rombongan dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggata II (BWS NT II) disambut dengan pengalungan selendang serta adat Tuak Curuk yang berlangsung di luar ruangan atau di halaman kantor Desa Rai. Setelah di dalam ruangan diterima dengan adat Manuk Kapuk dimana Tua golo atau Kepala adat, Maximus melantunkan kata-kata yang diakhiri dengan memberikan ayam jago dan kendi berisi arak kepada rombongan dari BWS NT II  yang diterima oleh Kasi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo dan PPK OP SDA III, Yohanes Meluk selanjutnya acara dimuai. 
Kepala Seksi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT dalam sambutannya mengatakan program P3TGAI bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan program kerja pembangunan insfrastruktur berbasis masyarakat yang merupakan amanah langsung dari Presiden Jokowidodo. Maksud dari kegiatan P3TGAI adalah untuk menumbuhkan partisipasi para petani. Dengan dana APBN murni yang disalurkan melalui Dirjen SDA Kementrian PUPR dan dalam pelaksanaannya di koorinir oleh Satker OP SDA NT II. Dikatakan sesuai Undang-Undang SDA bahwa kewenangan pengelolaan tersier berada pada petani melalui P3A. seiring berjalannya waktu dan melihat hasil evaluasi, bahwa sebagian besar P3A belum bisa mandiri, seperti perbaikan, pemeliharaan maupun peningkatan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan petani. Kegiatan P3TGAI yang dilakukan dengan cara swakelola oleh para petani diharapkan dapat menumbuhkan partisipasi para petani baik dalam pengelolaan maupun dalam memelihara jaringan irigasi. 
Senada dengan itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT menyampaikan ucapan syukur atas terselenggaranya kegiatan serah terima pada saat ini. Dengan demikian tanggung jawab terhadap saluran irigasi tersebut berada di tangan para petani setempat. Diucapkan terima kasih Kepada para Konsulltan Manajemen Balai (KMB) dan asisten, para Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan petani serta masyarakat yang telah bekerja sama dengan baik sehingga pekerjaan ini dapat selesai dengan baik, tanpa mengalami hambatan yang berarti. Dikatakan bahwa peningkatan saluran tanah menjadi saluran pasangan yang permanen diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dan pendapatan masyarakat. Disisi lain dengan terbangunnya saluran permanen ini, tidak membuat para petani terlena dan lupa untuk menjaga dan memelihara secara rutin dan terus menerus bangunan tersebut.
Lurah Wali mewakili pimpinan desa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dan merasa telah mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat melalui kegiatan P3TGAI ini, Menurutnya kegiatan P3TGAI ini hadir di kelurahan Wali memberikan manfaat yang sangat besar bagi para petani di Wali. Diharapkan kucuran dana melalui kegiatan P3TGAI ini tetap dilaksanakan secara terus menerus sampai terbangunnya seluruh saluran irigasi di kelurahan Wali dan pada desa lainnya. Pada kesempatan itu disampaikan ucapan terima kasih kepada BWS NT II yang sudah membimbing sehingga pembangunan saluran irigasi ini dapat selesai dengan baik.
Pada kesempatan dialog, para petani menyatakan sangat apresiasi dengan mendapat kucuran dana untuk pembuatan saluran irigasi dari pemerintah pusat ini, sehingga mereka tidak capek memperbaiki saluran tanah yang longsor setiap musim tanam. Menurut mereka dalam mengerjakan sendiri saluran tersebut, selain mendapatkan penghasilan tambahan, mereka mendapatkan pengalaman baru dalam mengerjakan saluran permanen. Untuk itu mereka mengharapkan agar dana P3TGAI bisa didapatkan lagi pada tahun yang akan datang. Dalam tanggapan Kasi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT mengatakan usulan atau keinginan untuk mendapatkan dana lagi pada tahun yang akan datang merupakan kewenangan dari pemerintah pusat tentu dengan syarat serta ketentuannya. Dijelaskan bahwa program P3 TGAI merupakan kegiatan pemberdayaan petani di desa dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian PUPR, selanjutnya dana tersebut disalurkan ke Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA NT II untuk digunakan sebagaimana mestinya. Setiap desa/kelurahan mendapat satu paket pekerjaan dengan dana sebesar 178 juta rupiah yang disalurkan melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atas persetujuan Kepala Desa setempat. Pada kesempatan itu PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT menambahkan bahwa dana P3 TGAI merupakan hak semua petani namun dengan mengutamakan skala prioritas, dimana diutamakan bagi tempat yang belum pernah mendapatkan bantuan dan mereka memiliki lahan persawahan dengan saluran tanah yang memungkinkan untuk ditingkatkan menjadi saluran permanen dan bukan lahan kering.   <Bai>.
 
Foto :
1.    Penyambutan adat dan pengalungan selendang kepada Kasi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT, PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT dan rombongan BWS NT II.
2.    Sambutan Kepala Seksi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT
3.    Sambutan PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT.
4.    Sambutan Bapak Lurah Wali Kecamatan Manggarai.
5.    Sesi Dialog, dimana para petani maupun masyarakat yang hadir mengajukan pertanyaan kepada pembicara: Kasi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT, PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT dari BWS NT II.
6.    Penandatanganan Berita Acara (BA) Penyerahan Pekerjaan oleh PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, masing-masing para Ketua Kelompok Tani dan masing-masing Kepala Desa setempat.
7.    Penyerahan BA Penyerahan Pekerjaan dari Ketua Kelompok Tani kepada PPK SDA OP III, Yohanes Meluk,SST,MT lalu diserahkan kepada Satker OP SDA NT II diwakili oleh Ir. Yohanes Agus Maryanto dan diserahkan kepada BWS NT II diwakili oleh Endiyo Raharjo, ST,MT selanjutnya diserahkan ke Kepala Desa/Lurah setempat untuk dipergunakan.
8.    Foto bersama Kasi OP SDA NT II, Endiyo Raharjo, ST,MT, PPK OP SDA III, Yohanes Meluk,SST,MT, Kaur TU Satker OP SDA NT II, Ir. Yohanes Agus Maryanto, Kasi Pelaksanaan Dinas PU Kab. Manggarai, Ibu Yati dengan Kades/Lurah setempat P3A serta TPM, KMB.