Peresmian Bendungan Rotiklot

Setelah dibangun sejak awal Desember 2015, akhirnya Bendungan Rotiklot diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatangan prasasti pada tanggal 20 Mei 2019.  Bendungan Rotiklot yang terletak di Desa Fatuketi - Kabupaten Belu, merupakan salah satu dari 65 (Enam Puluh Lima) bendungan yang menjadi target pemerintah dalam mendukung program Nawacita yaitu membangun Indonesia dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan RI untuk meningkatkan produktifitas rakyat.

Sesuai rencana, Bendungan Rotiklot dibangun untuk menampung air sebesar 3,30 juta kubik air yang berasal dari Daerah Aliran Sungai Mota Rotiklot, diperuntukan bagi 139 Ha Irigasi, 40 l/det.  air baku bagi penduduk di sekitar pelabuhan Atapupu. Disamping untuk irigasi dan air baku, tujuan pembangunan Bendungan Rotiklot juga untuk mengendalikan banjir di daerah hilir Aeniba maupun sebagai destinasi baru bagi Kota Atambua.

Secara historis, pembangunan Bendungan Rotiklot dilaksanakan sejak tahun 2015 oleh PT Nindya Karya (Persero) dan PT Universal Suryaprima (KSO) dengan konsultan supervisi PT Indra Karya (Persero), PT Patria Jasa Nusaprakarsa dan PT Agra Pasca Rencana KSO. Sumber dana APBN tahun anggaran 2015-2018 dengan nilai kontrak konstruksi Rp 496.970.000.000 (496,97 M) selama 1.110 hari kelender. Impounding Bendungan Rotiklot dilakukan oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tanggal 13 Desember 2018. (anis)

 

 

 

 

 

 

 

Data Teknis Bendungan Rotiklot 

Letak aministrasi

(Desa/Kecamatan/Kab.

:

Fatuketi /Kakuluk Mesak / Kab. Belu

Nama Sungai

:

Mota Rotiklot

Luas DAS

:

11,69 Km2

Tampungan Total

:

3,30 Juta M3

Tampungan Effektif

:

2,33 Juta  M3

Tampungan Mati

:

0,57 Juta  M3

Tipe Bendungan

:

Timbunan Zonal Inti Tegak

Elevasi Puncak

:

El. 76,50 m

Tinggi Bendungan

:

42,50 m (dari dasar bendungan)

Panjang Puncak

:

415,82 m

Kemiringan   Hulu

:

1 : 3,00

Kemiringan   Hilir

:

1 : 3,00

Tipe Saluran Pelimpah

:

Pelimpah Samping

Elevasi Ambang

:

El. 72,00 m

Lebar Ambang

:

31,00 m

Panjang Saluran

:

255,59 m

Tipe Bang  Intake

:

Drop Inlet

Outlet

:

Outlet  Irigasi & Air Baku

Manfaat

:

Air baku untuk Masyarakat

sekitar dan Pelabuhan Atapupu

debit 40 ltr/dtk

 

 

Air Irigasi bagi Lahan 139 Ha

(Padi), 500 Ha (Palawija)

 

 

Pengendalian Banjir Daerah

Hilir Aeniba

 

 

Destinasi baru Kota Atambua