Pembangunan Bendungan Raknamo

1. Latar Belakang

Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mempunyai keadaan iklim yang tergolong daerah tropis kering (semi arid) dengan curah hujan rata-rata 1,200 mm/tahun.Musim hujan biasanya terjadi pada pertengahan Bulan Desember hingga Bulan Maret dengan intensitas curah hujan yang tinggi dalam durasi waktu yang pendek, sehingga sering menimbulkan banjir. Sedangkan 8 bulan lainnya berlangsung musim kemarau, debit sumber air menurun drastis, daerah pertanian mengalami kekeringan, pasokan air baku tidak memenuhi kebutuhan penduduk perkotaan maupun pedesaan.

Salah satu upaya untuk mengatasi masalahtersebut di atas adalah membangun tampungan air hujan dan sampai dengan Tahun 2013 telah tersedia bangunan penampung air hujan berupa: Embung kecil sebanyak 910 buah, Embung irigasi 32 buah, dan Bendungan/Waduk 1 buah. Berdasarkan hasil identifikasi, potensi pembangunan bendungan/waduk di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 50 buah yang tersebar di 3 (tiga) pulau besar, yaitu Pulau Sumba, Pulau Timor, Pulau Flores.

Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, kebutuhan air bersih terus meningkat, tidak seimbang dengan ketersediaan sumber air/mata air alami maupun buatan, sehingga bangunan tampungan air hujan dengan kapasitas tampung yang besar yaitu bendungan sangat dibutuhkan.Untuk itu, Bendungan Raknamo direncanakan mempunyai kapasitas tampung sebanyak 14.091 juta m3 air.

2. Maksud dan Tujuan

Membangun sarana dan prasarana sumber daya air untuk memenuhi ketbutuhan air baku Ibukota kabupaten kupang dan sekitarnya serta untuk memenuhi kebutuhan irigasi. Tujuan dari pembangunan bendungan ini adalah sebagai berikut:

Penyediaan air baku untuk Ibukota Kabupaten Kupang dengan debit 100 ltr/dtk;
Penyediaan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 1.250 Ha;
Pengendalian banjir daerah hilir yang merupakan kawasan pengembangan Ibukota Kabupaten Kupang.
Pengembangan Pariwisata.

3. Kesesuain Rencana Lokasi Pengadaan Tanah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kupang dan Prioritas Pembangunan

Ditinjau dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kupang, Desa Raknamo, Desa Manusak dan Kelurahan Naibonat merupakan kawasan budidaya, dengan demikian lokasi rencana Bendugan Raknamo yang berada di Desa Raknamo dan daerah layanannya yang mencakup di Desa Manusak, Kelurahan Naibonat dan sebagian Desa Raknamo, maka pemanfaatan ruang diatas tanah untuk maksud pembangunan bendungan tersebut telah sesuai dengan fungsinya.

Upload File: